MASA DEPAN UANG

Kekuatan nilai tukar dinar dan dirham yang berbahan baku emas dan
perak, menjadi alasan utama bagi sebagian pengamat ekonomi syariah
khususnya di Indonesia untuk menggunakannya sebagai mata uang resmi
suatu negara. Hal ini bisa jadi bermula dari kegagalan mata uang
negara setempat (rupiah indonesia) yang senantiasa gonjang ganjing
menghadapi dollar Amerika. Diharapkan penggunaan “logam mulia” yang
bernilai intrinsik jelas lebih berharga dari sekedar kertas yang
dihiasi huruf dan gambar berwarna saja, bisa membantu menjaga
kestabilan ekonomi dan mengatur laju inflasi. Melalui tulisan ini,
penulis mencoba menawarkan sebuah pilihan baru “masa depan uang” .
Benarkah masa depan uang kembali ke masa lampau, selayaknya gaya baju
dan tatanan rambut yang kembali ke mode era-70 an ? Ataukah ini hanya
sisa romantisme kejayaan Islam masa lalu yang berusaha dibangkitkan?
Ataukah kita memiliki pilihan yang lain ?

oleh

BUDI DARMAWAN
Penulis Dosen Miftahul Ulum Tanjung Pinang, Kepri & Pengamat Ekonomi
Syariah.
Bermastautin di Penyengat, Tanjung Pinang. Kepulauan Riau

Tentang Neng

Sweet. Cute. Young. Smart. and It's Wrong
Pos ini dipublikasikan di Keuangan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s